NARKOBA
Narkoba adalah singkatan dari
narkotika dan obat – obatan berbahaya, narkoba ini sangat berkaitan dengan
senyawa yang memberi efek kecanduan bagi para penggunanya yang akan berpengaruh
pada fisik dan bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu. Narkoba merupakan
singkatan dari Narkotika yaitu zat adiktif yang berbahaya, jika diminum,
dihisap, ditelan atau disuntikkan sangat berpengaruh pada sistem sususan syaraf
pusat yang dapat mengubah pikiran, suasana hati/perasaan dan tingkah laku.
Narkoba berpengaruh pada bagian otak
yang bertanggung jawab atas kehidupan perasaan, yang disebut sistem limbus.
Narkoba menghasilkan perasaan “high’ dengan mengubah susunan biokimia molekul
pada sel otak yang disebut neuro-transmitter.
Pemakaian narkoba secara berlebihan (tidak dengan menunjukkan jumlah atau
dosisnya), berakibat gangguan pada salah satu fungsi, baik fisik, psikologis,
maupun sosial. Gangguan fisik berarti gangguan fungsi atau penyakit pada organ
– organ tubuh, separti penyakit jantung dan hati, HIV/AIDS. Gangguan psikologis
seperti rasa cemas, sulit tidur, depresi. Gangguan sosial, seperti kesulitan
dengan orang tua, teman, sekolah, pekerjaan, keuangan dan berurusan dengan
polisi.
1. Bahaya
narkoba terhadap fisik meliputi: gangguan pada sistem syaraf, gangguan pada
jantung dan pembuluh darah, gangguan pada paru – paru, gangguan pada kulit,
gangguan terhadap kesehatan reproduksi yaitu, gangguan padaendokrin yang
menurunnya fungsi hormon reproduksi disetai gangguan fungsi seksual. Sering
juga menimbulkan sakit kepala, mual dan muntah, suhu tubuh meningkat,
pengecilan hati dan insomnia.
2. Bahaya
narkoba terhadap psikologi meliputi: karja lamban dan ceroboh, tegang dan
gelisah, hilamg rasa percaya diri, curiga, apatis, pengkhayal, ganas disrtai
tingkah laku yang brutal, perasaan kesal dan tertekan, sulit berkonsentrasi,
suka menyakiti diri sampai bunuh diri.
3. Bahaya
narkoba terhadap lingkungan meliputi: gangguan mental, anti sosial dan asusila,
dikucilkan oleh lingkungan, pendidikan menjadi terganggu dan masa depan suram.
BAHAYA
NARKOBA TERHADAP MENTAL
Selain merusak jasmani, ternyata narkoba juga merusak
rohani/psikis yang mengakibatkan penyimpangan perilaku. Narkoba juga dapat
mengakibatkankesulitan belajar sehingga menimbulkan kemerosotan prestasi dalam
pekerjaan atau belajar, ini karena narkoba sudah masuk ke syaraf jaringan otak
sehingga merusak kerja otak yang mengganggu proses berfikir dan daya ingat
menjadi rendah.
1.
Memperlabil Psikologi dan Mempengaruhi
Perilaku
Orang
yang terkena pengaruh narkoba kondisi psikologinya menjadi labil dan mudah
dipengaruhi orang lain. Apabila seseorang bersemangat melakukan sesuatu hal
biasanya akan menjadi terhenti karena
semangat itu akan hilang kembali juga bila seseorang akan melakukan hal baik
lalu ada orang lain yang mengajaknya ke hal tidak baik maka itu akan
terpengaruh. Ini disebabkan karena kondisi syaraf otak telah terganggu dan
berbuat dibawah pengaryh obat.
2.
Hilangnya Kontrol Akal Sehat
Perilaku
merusak dan menganiaya selalu saja meresahkan masyarakat. Mereka berhati tetapi
tidak bisa merasa, mereka berakal tetapi lemah berfikir. Pada kondisi inilah,
derajat manusia tersebut benar – benar lebih hina dibanding binatang.
3.
Daya Fikir yang Terus Menurun
Orang
yang stres selalu melampiaskan masalah hidupnya dengan menelan narkoba terbukti
tidak akan mampu melepaskan diri dari jeratan masalah yang sedang dihadapinya,
namun perbuatanya itu malah menjadi sumber masalah yang baru juga rumit. Orang
yang terkena pengaruh narkoba, daya
fikirnya menjadi menurun sehingga tidak mampu menyelesaikan masalah dan
pekerjaannya dengan baik.
4.
Hilangnya Rasa Malu Akibat Koplo
Tindakan
yang mengkonsumsi suatu obat/pil asing tanpa resep dari dokter atai tabib
kesehatan, menandakan akan niat dalam dalam hatinya untuk berbuat bodoh. Saat
itu dia hanya berpikir pendek untuk kesenangan dirinya tanpa mau berkonsultasi
dengan keluarga atau dokter. Sungguh kesombongan yang tidak beralasan.
Perbuatanya itu ibarat menceburkan diri ke lembah penderitaan dan bagai memilih
menjebloskan diri ke penjara, si hotel prodeo srta bunuh diri sebelu saatnya.
5.
Gelisah dan Susah tak Berkesudahan
Akibat
berat dari masalah narkoba adalah pemakaimya menjadi gelisah, susah, tanpa
berkesudahan. Rasa gelisah itu terjadi karena ketagihan, bagi orang yang ingin
senang dan ceria, maka tidak perlu memunum narkoba, juga bagi orang yuang
selalu gundah maka tidak perlu minum obat penenang.
Dampak penggunaan narkoba terhadap mental:
-
Kondisi fisik akan menurun, karena sukar
tidur dan hilang nafsu makan, sehingga daya tahan tubuh menurun karena kurang
gizi, terserang penyakit infeksi seperti bronchitis, tbc, hiv karena lemahnya
daya tahan tubuh.
-
Mental menjadi rusak, rasa percaya diri
hilang, selalu ingin lari dari persoalan karena selalu ingin yang mudah dan
menyenangkan dirinya saja. Kerusakan fungsi otak yang akan menyebabkan kanker
otak.
-
Terjadi infeksi pada kulit karena kurang
memperhatikan kebersihan diri sementara digunakan alat/jarum suntik yang tidak
steril.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar