Sabtu, 29 Agustus 2015

artikel ttg narkoba



NARKOBA

            Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat – obatan berbahaya, narkoba ini sangat berkaitan dengan senyawa yang memberi efek kecanduan bagi para penggunanya yang akan berpengaruh pada fisik dan bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu. Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika yaitu zat adiktif yang berbahaya, jika diminum, dihisap, ditelan atau disuntikkan sangat berpengaruh pada sistem sususan syaraf pusat yang dapat mengubah pikiran, suasana hati/perasaan dan tingkah laku.
            Narkoba berpengaruh pada bagian otak yang bertanggung jawab atas kehidupan perasaan, yang disebut sistem limbus. Narkoba menghasilkan perasaan “high’ dengan mengubah susunan biokimia molekul pada sel otak yang disebut neuro-transmitter. Pemakaian narkoba secara berlebihan (tidak dengan menunjukkan jumlah atau dosisnya), berakibat gangguan pada salah satu fungsi, baik fisik, psikologis, maupun sosial. Gangguan fisik berarti gangguan fungsi atau penyakit pada organ – organ tubuh, separti penyakit jantung dan hati, HIV/AIDS. Gangguan psikologis seperti rasa cemas, sulit tidur, depresi. Gangguan sosial, seperti kesulitan dengan orang tua, teman, sekolah, pekerjaan, keuangan dan berurusan dengan polisi.
1.      Bahaya narkoba terhadap fisik meliputi: gangguan pada sistem syaraf, gangguan pada jantung dan pembuluh darah, gangguan pada paru – paru, gangguan pada kulit, gangguan terhadap kesehatan reproduksi yaitu, gangguan padaendokrin yang menurunnya fungsi hormon reproduksi disetai gangguan fungsi seksual. Sering juga menimbulkan sakit kepala, mual dan muntah, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan insomnia.
2.      Bahaya narkoba terhadap psikologi meliputi: karja lamban dan ceroboh, tegang dan gelisah, hilamg rasa percaya diri, curiga, apatis, pengkhayal, ganas disrtai tingkah laku yang brutal, perasaan kesal dan tertekan, sulit berkonsentrasi, suka menyakiti diri sampai bunuh diri.
3.      Bahaya narkoba terhadap lingkungan meliputi: gangguan mental, anti sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan, pendidikan menjadi terganggu dan masa depan suram.


BAHAYA NARKOBA TERHADAP MENTAL

            Selain merusak jasmani, ternyata narkoba juga merusak rohani/psikis yang mengakibatkan penyimpangan perilaku. Narkoba juga dapat mengakibatkankesulitan belajar sehingga menimbulkan kemerosotan prestasi dalam pekerjaan atau belajar, ini karena narkoba sudah masuk ke syaraf jaringan otak sehingga merusak kerja otak yang mengganggu proses berfikir dan daya ingat menjadi rendah.
1.      Memperlabil Psikologi dan Mempengaruhi Perilaku
Orang yang terkena pengaruh narkoba kondisi psikologinya menjadi labil dan mudah dipengaruhi orang lain. Apabila seseorang bersemangat melakukan sesuatu hal biasanya akan menjadi terhenti  karena semangat itu akan hilang kembali juga bila seseorang akan melakukan hal baik lalu ada orang lain yang mengajaknya ke hal tidak baik maka itu akan terpengaruh. Ini disebabkan karena kondisi syaraf otak telah terganggu dan berbuat dibawah pengaryh obat.
2.      Hilangnya Kontrol Akal Sehat
Perilaku merusak dan menganiaya selalu saja meresahkan masyarakat. Mereka berhati tetapi tidak bisa merasa, mereka berakal tetapi lemah berfikir. Pada kondisi inilah, derajat manusia tersebut benar – benar lebih hina dibanding binatang.
3.      Daya Fikir yang Terus Menurun
Orang yang stres selalu melampiaskan masalah hidupnya dengan menelan narkoba terbukti tidak akan mampu melepaskan diri dari jeratan masalah yang sedang dihadapinya, namun perbuatanya itu malah menjadi sumber masalah yang baru juga rumit. Orang yang terkena pengaruh  narkoba, daya fikirnya menjadi menurun sehingga tidak mampu menyelesaikan masalah dan pekerjaannya dengan baik.
4.      Hilangnya Rasa Malu Akibat Koplo
Tindakan yang mengkonsumsi suatu obat/pil asing tanpa resep dari dokter atai tabib kesehatan, menandakan akan niat dalam dalam hatinya untuk berbuat bodoh. Saat itu dia hanya berpikir pendek untuk kesenangan dirinya tanpa mau berkonsultasi dengan keluarga atau dokter. Sungguh kesombongan yang tidak beralasan. Perbuatanya itu ibarat menceburkan diri ke lembah penderitaan dan bagai memilih menjebloskan diri ke penjara, si hotel prodeo srta bunuh diri sebelu saatnya.
5.      Gelisah dan Susah tak Berkesudahan
Akibat berat dari masalah narkoba adalah pemakaimya menjadi gelisah, susah, tanpa berkesudahan. Rasa gelisah itu terjadi karena ketagihan, bagi orang yang ingin senang dan ceria, maka tidak perlu memunum narkoba, juga bagi orang yuang selalu gundah maka tidak perlu minum obat penenang.



            Dampak penggunaan narkoba terhadap mental:
-          Kondisi fisik akan menurun, karena sukar tidur dan hilang nafsu makan, sehingga daya tahan tubuh menurun karena kurang gizi, terserang penyakit infeksi seperti bronchitis, tbc, hiv karena lemahnya daya tahan tubuh.
-          Mental menjadi rusak, rasa percaya diri hilang, selalu ingin lari dari persoalan karena selalu ingin yang mudah dan menyenangkan dirinya saja. Kerusakan fungsi otak yang akan menyebabkan kanker otak.
-          Terjadi infeksi pada kulit karena kurang memperhatikan kebersihan diri sementara digunakan alat/jarum suntik yang tidak steril.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar